Hukum dan Kekuasaan

Hukum dan Kekuasaan
Memberi dan memaksakan sanksi terhadap pelanggaran kaidah hukum adalah penguasa, karena penegakan hukum dalam hal ada pelanggaran adalah monopoli penguasa. Hakikat kekuasaan tidak lain adalah kemampuan seseorang untuk memaksakan kehendaknya kepada orang lain.
Hukum ada karena kekuasaan yang sah, kekuasaan yang sah-lah yang menciptakan hukum. Ketentuan-ketentuan yang tidak berdasarkan kekuasaan yang sah pada dasarnya bukanlah hukum. Jadi hukum bersumber dari kekuasaan yang sah.
Ada kalanya hukum tidak bersumber pada kekuasaan yang sah atau kekuasaan yang menurut hukum yang berlaku sesungguhnya tidak berwenang. Revolusi contohnya, merupakan kekuaaan yang tidak sah (coup d’eatat) dan sering merupakan kekerasan atau kekuatan fisik. kekuatan fisik ini seringkali menghapus hukum yang lama dan menciptakan hukum baru. Revolusi baru menciptakan hukum apabilarevolusi itu berhasil dan mendapat dukungan rakyat, kalu revolusi itu tidak berhasil maka revolusi tidak merupakan sumber hukum. UU No. 19 Tahun 1964, revolusi disebut sebagai sumber hukum. Hukum dapat pula bersumber pada kekuatan fisik, tetapi kekuatan fisik bukan merupakan unsur hukum.
Hukum pada hakikatnya adalah kekuasaan. Hukum itu mengatur, mengusahakan ketertiban dan membatasi ruang gerak individu. Ada istilah “rule of law“, dikarenakan adanya penguasa yang menyalahgunakan hukum, menciptakan hukum semata-mata untuk kepentingan penguasa itu sendiri atau yang sewenang-wenang mengabaikan hukum. Rule of law dari kata-katanya berarti pengaturan oleh hukum. Jadi, yang mengatur adalah hukum, hukumlah yang memerintahkan atau berkuasa, yang mana berarti supremasi hukum.
Pengertian rule of law ini timbul pada tahun 1955, yaitu pada waktu diadakan Kongres Internasional pertama yang disponsori oleh International Commission of Jurists yang diadakan di Atena dan dihadiri oleh serjana hukum dari 48 negara (Act of Athene 18 Juni 1955).
*sumber : Mengenal Hukum Suatu Pengantar, Universitas Atma Jaya Yogyakarta-2010, Sudikno Mertokusumo.
Pos ini dipublikasikan di Hukum. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s